Kemenkes Poltekkes Semarang Pengantar TIRMIK • Pertemuan 9
PERTEMUAN 09 • FLIPCHART INTERAKTIF

Sitasi, Daftar Pustaka & Reference Manager

Memahami gaya APA, MLA, Vancouver, dan Harvard; menulis daftar pustaka dari buku, jurnal, serta website; kemudian mempraktikkan Mendeley dan Zotero secara terarah.

01Pahami gaya sitasiKenali logika dan pola tiap gaya.
02Kelola referensiBangun library yang rapi dan valid.
03PraktikkanSitasi → bibliografi → cek akhir.
M. Arief Darmawan, S.Tr.Kes., MHPM•Pengantar Teknologi Informasi
01 • ARAH PEMBELAJARAN

Apa yang harus dikuasai pada pertemuan ini?

Kontrak belajar menempatkan Pertemuan 9 pada topik gaya penulisan sitasi, contoh daftar pustaka dari berbagai sumber, tutorial Mendeley/Zotero, serta latihan membuat sitasi dan daftar pustaka.

◎

CPMK-4

Menggunakan Reference Manager (Mendeley/Zotero/EndNote).

✓

Sub CPMK-6

Membuat sitasi dan daftar pustaka sesuai standar akademik.

1

Membedakan prinsip dasar empat gaya sitasi.

2

Menyusun referensi buku, artikel jurnal, dan halaman web.

3

Mengelola metadata sumber dengan Mendeley atau Zotero.

4

Menyisipkan sitasi dan bibliografi otomatis lalu memverifikasinya.

02 • FONDASI

Sitasi bukan sekadar “formalitas daftar pustaka”

↗

Jejak ilmiah

Menunjukkan dari mana fakta, ide, metode, atau argumen berasal sehingga pembaca dapat menelusurinya.

⚖

Integritas akademik

Membedakan kontribusi penulis dari pemikiran atau temuan pihak lain.

⌕

Verifikasi

Membantu pembaca mengecek sumber asli, konteks, kualitas, dan relevansinya.

Prinsip kunci: sitasi dalam teks dan daftar pustaka harus saling cocok. Setiap sumber yang disitasi perlu dapat ditemukan kembali pada daftar referensi, sesuai ketentuan gaya/jurnal.
Ide / data→Sitasi dalam teks→Entri referensi→Sumber dapat ditelusuri
03 • PETA GAYA SITASI

Empat gaya, empat kebiasaan membaca

APA

Author–date

Fokus pada penulis dan tahun. Banyak digunakan pada ilmu sosial, pendidikan, dan bidang terapan.

(Pratama, 2026)
MLA

Author–location

Umumnya menampilkan nama penulis dan lokasi halaman ketika relevan.

(Pratama 42)
Vancouver

Numeric

Sumber diberi nomor sesuai urutan pertama kali muncul dalam naskah.

...rekam medis. (1)
Harvard

Author–date family

Berbasis penulis–tahun, tetapi detail format dapat berbeda antar institusi/penerbit.

(Pratama 2026)

Catatan: selalu utamakan pedoman jurnal, kampus, atau penerbit yang dituju karena variasi format dapat terjadi.

04 • APA

APA: penulis dan tahun menjadi penanda utama

Sitasi dalam teks

NaratifPratama (2026) menjelaskan bahwa ...
Parentetik... dalam pengelolaan informasi kesehatan (Pratama, 2026).
Kutipan langsung(Pratama, 2026, p. 42)

Struktur referensi jurnal — contoh pembelajaran

Penulis. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, volume(nomor), halaman. DOI/URL

Pratama, A. R., & Lestari, N. (2026). Pemanfaatan data rekam medis untuk evaluasi layanan. Jurnal Informasi Kesehatan, 8(2), 101–112. https://doi.org/10.xxxx/xxxx
Periksa:urutan nama penulistahunsentence case judulnama jurnal & volumeDOI sebagai tautan
05 • MLA

MLA: pikirkan “sumber” dan “container”

Sitasi dalam teks

Dengan halaman(Pratama 42)
Nama sudah disebutPratama menekankan ... (42).

MLA memakai konsep core elements dan container: misalnya artikel adalah sumber, jurnal tempat artikel diterbitkan adalah container.

Works Cited — contoh pembelajaran

Author. “Title of Source.” Title of Container, volume, number, year, pages, DOI/URL.

Pratama, Andi R. “Pemanfaatan Data Rekam Medis untuk Evaluasi Layanan.” Jurnal Informasi Kesehatan, vol. 8, no. 2, 2026, pp. 101–112.
Ingat: format akhir harus mengikuti edisi/pedoman MLA yang digunakan institusi. Contoh di sini untuk memahami pola, bukan menggantikan style guide resmi.
06 • VANCOUVER

Vancouver: ringkas di teks, teliti di daftar referensi

Prinsip nomor urut

Sistem RME memerlukan tata kelola data yang konsisten. (1)

Penelitian lain menunjukkan pentingnya kualitas metadata. (2)

Sumber pertama disebut lagi? Tetap gunakan (1).

Dalam rekomendasi ICMJE, referensi dinomori secara berurutan sesuai kemunculan pertama dalam teks.

Contoh referensi jurnal

Penulis. Judul artikel. Singkatan Nama Jurnal. Tahun;volume(nomor):halaman.

1. Pratama AR, Lestari N. Pemanfaatan data rekam medis untuk evaluasi layanan. J Inform Kesehat. 2026;8(2):101-112.
Singkatan nama jurnal sebaiknya mengikuti ketentuan jurnal/indeks yang relevan; jangan menyingkat secara sembarang.
07 • HARVARD

Harvard: satu keluarga gaya, bukan satu format tunggal

Sitasi dalam teks

Parentetik(Pratama 2026)
NaratifPratama (2026) menyatakan ...

Penulis–tahun adalah pola utama, tetapi tanda baca, penggunaan koma, “and/&”, italic, serta susunan detail dapat berbeda menurut institusi.

Contoh referensi

Pratama, A.R. and Lestari, N. (2026) ‘Pemanfaatan data rekam medis untuk evaluasi layanan’, Jurnal Informasi Kesehatan, 8(2), pp. 101–112.
Aturan aman: jangan mencampur dua varian Harvard dalam satu naskah. Tentukan pedoman target sejak awal.
08 • SUMBER BERBEDA

Data apa yang harus dicatat sebelum membuat referensi?

▤

Buku

  • Penulis/editor
  • Tahun terbit
  • Judul & edisi
  • Penerbit
  • DOI/URL bila relevan
▥

Artikel jurnal

  • Semua penulis
  • Tahun
  • Judul artikel
  • Nama jurnal
  • Volume, nomor, halaman
  • DOI
⌘

Website

  • Penulis/organisasi
  • Tanggal/tahun
  • Judul halaman
  • Nama situs
  • URL
  • Tanggal akses bila diwajibkan
Metadata dulu, format belakangan. Reference manager hanya dapat menghasilkan sitasi yang baik jika metadata sumbernya benar.
09 • ANATOMI REFERENSI

Belajar membaca referensi seperti membaca “kartu identitas sumber”

Pratama, A. R. (2026). Pemanfaatan data rekam medis untuk evaluasi layanan. Jurnal Informasi Kesehatan, 8(2), 101–112. https://doi.org/10.xxxx/xxxx
PenulisTahunJudulSumber/containerLokasiIdentifier

Tiga kesalahan metadata yang paling merusak

✕ Nama penulis masuk sebagai satu blok
✕ Judul jurnal tertukar dengan judul artikel
✕ DOI/URL salah atau terpotong
10 • DECISION GUIDE

Bagaimana memilih gaya sitasi?

Mulai dari target publikasi/tugas
↓
Ada pedoman jurnal / kampus?
YA → ikuti persis pedoman tersebutTIDAK → cek arahan dosen / disiplin ilmu
↓
Set style di reference manager → masukkan sitasi → lakukan pemeriksaan manual
Reference manager membantu format, bukan mengambil alih penilaian akademik. Anda tetap bertanggung jawab atas kesesuaian sumber, akurasi metadata, dan kecocokan sitasi dengan pernyataan.
11 • MENDELEY

Workflow Mendeley: dari PDF ke sitasi

1

Bangun library

Tambahkan referensi/PDF dan kelompokkan dengan folder/collection sesuai topik.

2

Periksa metadata

Pastikan author, year, title, journal, volume, issue, pages, DOI benar. Jangan percaya hasil impor otomatis tanpa cek.

3

Hubungkan ke Word

Gunakan integrasi sitasi Mendeley yang tersedia pada Microsoft Word sesuai versi aplikasi yang digunakan.

4

Pilih citation style

Set APA/Vancouver/MLA atau gaya jurnal target sebelum memasukkan sitasi.

5

Insert citation & bibliography

Masukkan sitasi pada kalimat yang tepat, lalu generate daftar pustaka dari sumber yang benar-benar disitasi.

6

Final check

Cocokkan sitasi–referensi, metadata, DOI/URL, konsistensi gaya, dan ketentuan jurnal.

12 • ZOTERO

Workflow Zotero: capture, cite, refresh

Library workflow

  1. Tambahkan item dari browser/DOI/PDF atau secara manual.
  2. Validasi metadata dan attachment.
  3. Susun collection, tag, dan catatan bila perlu.
  4. Sinkronkan library untuk penggunaan lintas perangkat jika diinginkan.

Word processor workflow

  1. Add/Edit Citation untuk memasukkan atau mengubah sitasi.
  2. Add/Edit Bibliography untuk membuat daftar pustaka.
  3. Document Preferences untuk mengganti style dokumen.
  4. Refresh setelah metadata diperbaiki.
Kelebihan penting: bibliografi bersifat dinamis — perubahan item di library dapat diperbarui ke dokumen melalui integrasi word processor.
13 • PERBANDINGAN PRAKTIS

Mendeley atau Zotero? Fokus pada workflow, bukan fanatisme aplikasi

Aspek
Mendeley
Zotero
Tujuan utama
Kelola referensi + sitasi
Kelola referensi + sitasi
Impor sumber
PDF / pencarian / impor metadata
Connector browser / DOI / PDF / manual
Integrasi dokumen
Word melalui integrasi Mendeley
Word, LibreOffice, Google Docs
Ganti citation style
Tersedia
Tersedia melalui CSL
Yang tetap wajib
Validasi metadata & output
Validasi metadata & output

Pilih aplikasi yang didukung lingkungan kerja Anda. Kualitas referensi lebih ditentukan oleh metadata, style yang tepat, dan pemeriksaan akhir.

14 • WORKFLOW IDEAL

Jangan baru mengurus referensi di akhir penulisan

1. TemukanCari sumber yang relevan dan kredibel.
2. SimpanMasukkan ke library reference manager.
3. BersihkanPeriksa metadata saat sumber baru masuk.
4. Tulis & sitasiMasukkan sitasi bersamaan dengan proses menulis.
5. GenerateBuat bibliografi secara otomatis.
6. AuditCek gaya, kecocokan, DOI/URL, dan sumber bermasalah/retracted bila relevan.
Untuk artikel kesehatan, verifikasi referensi terhadap sumber asli atau basis bibliografis yang tepercaya membantu mengurangi kesalahan sitasi.
15 • TROUBLESHOOTING

Kesalahan yang sering terjadi — dan cara memperbaikinya

01

Metadata salah

Edit data pada library, lalu refresh dokumen.

02

Style bercampur

Tetapkan satu style dokumen; jangan edit format satu per satu secara manual.

03

Referensi “yatim”

Hapus entri yang tidak pernah disitasi jika pedoman meminta reference list berbasis sitasi.

04

Sitasi tidak mendukung klaim

Baca sumber asli dan pastikan isi sumber benar-benar mendukung kalimat.

05

DOI/URL rusak

Uji tautan dan gunakan identifier persisten saat tersedia.

06

Edit field terlalu dini

Jangan “memutus” field citation sebelum dokumen benar-benar final dan aman disalin.

16 • LATIHAN 1

Bedah metadata sebuah artikel

Baca data sumber berikut, lalu tentukan komponen bibliografinya.

Data simulasi: Andi R. Pratama dan Nia Lestari menulis artikel “Pemanfaatan Data Rekam Medis untuk Evaluasi Layanan”, terbit tahun 2026 pada Jurnal Informasi Kesehatan, volume 8 nomor 2, halaman 101–112, DOI 10.xxxx/xxxx.

Author = ?Year = ?Article title = ?Journal = ?Volume(issue) = ?Pages = ?DOI = ?
Jawaban: Author = Pratama, Andi R.; Lestari, Nia • Year = 2026 • Article title = Pemanfaatan Data Rekam Medis untuk Evaluasi Layanan • Journal = Jurnal Informasi Kesehatan • Volume(issue) = 8(2) • Pages = 101–112 • DOI = 10.xxxx/xxxx.
17 • LATIHAN 2

Satu sumber, tampilkan dalam empat gaya

Gunakan sumber simulasi pada latihan sebelumnya. Fokuskan latihan pada pola, kemudian cek kembali detail akhir menggunakan style guide/reference manager.

APA
MLA
Vancouver
Harvard
Diskusikan: informasi apa yang tetap sama di semua gaya? Informasi apa yang berubah hanya karena aturan format?
18 • MINI QUIZ

Cek pemahaman sebelum lanjut

1. Dalam Vancouver, nomor referensi ditentukan terutama berdasarkan...

2. Jika output sitasi otomatis tampak salah, tindakan pertama yang paling tepat adalah...

3. Fungsi utama reference manager adalah...

19 • PRAKTIKUM

Tugas praktik 30–45 menit

A

Kumpulkan 3 sumber

1 buku, 1 artikel jurnal, dan 1 website kredibel yang relevan dengan RMIK.

B

Masukkan ke manager

Gunakan Mendeley atau Zotero. Perbaiki metadata sampai lengkap.

C

Buat dokumen 1 halaman

Susun 3 paragraf singkat dan sisipkan minimal 3 sitasi.

D

Ganti style

Ubah style dokumen (mis. APA → Vancouver) dan amati perubahan format.

E

Generate bibliografi

Buat daftar pustaka otomatis dari sumber yang digunakan.

F

Audit akhir

Cocokkan sitasi–referensi, cek DOI/URL, konsistensi, dan metadata.

Output: 1 dokumen berisi paragraf, sitasi, dan daftar pustaka + screenshot library reference manager yang menunjukkan tiga sumber.
20 • CHECKLIST

Sebelum menekan “Submit”

21 • TAKEAWAY

Empat hal yang dibawa pulang

01

Kenali gaya. APA/Harvard berorientasi penulis–tahun, MLA memakai pola khas author–location, Vancouver numerik.

02

Rapikan metadata. Kualitas sitasi otomatis sangat bergantung pada kualitas data sumber.

03

Gunakan manager. Mendeley/Zotero mempercepat sitasi, bibliografi, dan perubahan style.

04

Audit manual. Teknologi membantu format; penulis tetap bertanggung jawab atas akurasi dan relevansi sumber.

“Reference manager mempercepat pekerjaan teknis; integritas ilmiah tetap berada pada penulis.”
22 • SUMBER BELAJAR

Rujukan untuk melanjutkan belajar

Kemenkes Poltekkes Semarang
Terima kasihGunakan tombol ← / → atau keyboard untuk berpindah halaman.